Gejala, Jenis, Penyebab dan Cara Mengobati Batu Ginjal

Kesehatan

Gejala, Jenis, Penyebab dan Cara Mengobati Batu Ginjal – Batu ginjal adalah benda padat yang berukuran seperti batu kecil terbentuk secara normal larut dalam urine menjadi berkonsentrasi tinggi. Batu ginjal tersebut terbentuk dari makanan yang mengandung kalsium, oksalat dan fostat.

Gejala Batu Ginjal dan Jenis Batu Ginjal

Penyakit batu ginjal ini sekarang banyak kasus terjadi pada wanita dan anak-anak. Maka dari itu kenali gejala batu ginjal terlebih dahulu, gejala-gejalanya meliputi:

  • Adapun orang yang di diagnosis penyakit batu ginjal akan tetapi tidak ada gejala apapun yang terjadi. Dan jika Anda memiliki penyakit batu ginjal berukuran sangat kecil, biasanya tidak akan terasa atau tidak diketahui sebelum Anda mencoba diperiksa menjalani tes pencitraan (X-Ray ataupun USG).
  • Nyeri yang diakibatkan batu ginjal tergantung ginjal itu sendiri. Jika ukurannya lebih besar, maka rasa sakitnya pun luar biasa. Bagian paling umum yang terkait batu ginjal adalah bagian perut bagian bawah, selangkangan, tulang rusuk serta punggung bagian bawah (dikedua sisi). Selain di bagian itu, Anda juga bisa mengalaminya ketika Anda merasakan nyeri ketika buang air kecil.
  • Perubahan yang terjadi pada urine juga bisa menjadi gejala atyau tanda-tanda penyakit batu ginjal. Akan tetapi, perubahan warna urinte tidak hanya terjadi pada gejala batu ginjal melainkan masalah media lainnya, seperti infeksi kandung kemih, infeksi saluran kemih bahkan penyakit menular seksual seperti gonore. Jika Anda mengalami perubahan warna di urine sepertui warna urine keruh, coklat, merah atau berbau busuk, segeralah periksa ke dokter terdekat.
  • Gejala yang ditimbulkan oleh penyakit batu ginjal juga bosa melalui demam dan menggigil. Bila Anda mengalami demam dan menggigil segera temui dokter, karena bisa berarti Anda juga mengalami infeksi (berpotensi mengancam nyawa, jika tidak diobati).
  • Adapun rasa sakit yang begitu parah yang diakibatkan batu ginjal sehingga anda mengalami mual dan muntah. Ketika batu ginjal bergerak ke ureter dan menghalangi aliran urine, hal ini akan menimbulkan rasa nyeri yang luar biasa melebihi melahirkan.

Adapun jenis-jenis batu ginjal yang mungkin belum Anda ketahui, misalnya:

  • Batu Kalsium, biasanya dalam bentuk kalsium oksalat. Oksalat merupakan zat alami yang ditemukan dalam makanan. Beberapa buah-buahan dan sayuran serta kacang-kacangan dan cokelat, memiliki tingkat oksalat tinggi. Hati kita juga menghasilkan oksalat tinggi. faktor makanan, dosis tinggi vitamin D, operasi bypass usus dan beberapa gangguan metabolisme dapat meningkatkan konsentrasi kalsium oksalat dalam urine. Batu kalsium juga dapat terjadi dalam bentuk kalsium.
  • Batu Struvit, terbentuk sebagai respon terhadap infeksi, seperti in feksi saluran kemih. Batu-batu ini dapat tumbuh dengan cepat dan menjadi cukup besar, kadang-kadang hadir dengan sedikit.
  • Batu Asam Urat, dapat terbentuk pada orang yang tidak minum cukup cairan atau yang kehilangan terlalu banyak cairan, mereka yang makan diet tinggi protein, dan mereka yang memiliki asam urat. Faktor genetik tertentu juga dapat meningkatkan risiko batu asam
  • Batu Sintin, terbentuk pada orang dengan gangguan genetika yang menyebabkan ginjal mengeluarkan terlalu banyak asam amino tertentu (cystinuria).

Komplikasi penyakit batu ginjal memang jarang terjadi. namun penyakit ini jhanganlah dianggap enteng, karena selain menimbulkan rasa sakit, juga dikhawatirkan dapat mengarah pada kondisi yang lebih serius seperti infeksi ginjal atau bahkan gagal ginjal. Selain berdampak negatif pada organ ginjal, komplikasi lain yang dapat terjadi adalah kecenderungan batu ginjal untuk kambuh kembali. Jika Anda pernah menderita batu ginjal sebelumnya, maka Anda berpeluang untuk kembali terkena kondisi yang sama. Berikut adalah faktor pemicu terbentuknya batu ginjal berulang

  • Mengkonsumsi terlalu banyak protein namun terlalu sedikit serat.
  • Pernah melakukan operasi pada sistem pencernaan.
  • Pernah mengalami infeksi pada ginjal atau sistem saluran
  • Gemar mengkonsumsi suplemen yang mengandung vitamin D dan kalsium.
  • Sering minum obat-obatan seperti aspirin, antibiotik tertentu, antasida, diuretik, obat anti epilepsi dan obat-obatan untuk HIV.
  • Tidak minum cukup air setiap hari.
  • Indeks massa tubuh, ukuran pinggang yang besar dan berat badan.
  • Memiliki keluarga beriwayat batu ginjal.
  • Faktor usia yaitu orang dewasa yang berusia diatas 40 tahun, meskipun batu ginjal dapat juga terjadi pada semua usia.
  • Laki-laki lebih mungkin mengembangkan batu ginjal, meskipun sekarang ini terdapat peningkatan jumlah pasien perempuan yang mengidap batu ginjal.
  • Kondisi media lain seperti asidosis tubulus ginjal, cystinuria, hiperparatiroidisme, dan beberapa infeksi saluran kemih.

Komplikasi juga dapat terjadi pada pengangkatan batu ginjal berukuran besar, terutama dengan metode ureterorenoskopi. Selain itu prosedur ini juga berpotensi menimbulkan komplikasi seperti pendarahan, cedera pada saluran ureter, terhambatnya ureter akibat serpihan batu ginjal dan infeksi darah atau sepsis.

Dengan cara mengatur pola makan yang sehat, membiasakan diri untuk tetap disiplin, gaya hidup yang sehat misalnya dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar baik di rumah maupun tempat kerja, serta menghindari kebiasaan buruk seperti mengurangi kebiasaan merokok, minuman bersoda, minuman beralkohol, mengurangi konsumsi makanan yang banyak mengandung bahan pengawet dan kimia. Yang terpenting adalah cobalah untuk tidak selalu bergantung pada obat-obatan medis yang di konsumsi dalam jangka panjang karena akan memberikan pengaruh pada fungsi kerja ginjal. Melakukan olaraga yang rutin dan menghindari stres merupakan kunci cara hidup sehat dan seimbang, tak lupa melengkapi kebutuhan nilai gizi lengkap bagi kebutuhan tubuh, fungsi organ tubuh beserta jaringan tubuh agar dapat bekerja dengan baik, dengan cara tersebut dapat memperlambat dan mengurangi resiko dari penyakit apapun termasuk penyakit batu ginjal.

Ada juga obat herbal untuk penderita penyakit batu ginjal dari Green World, yaitu Kidney Care Capsule. Kidney Care Capsule mempunyai 2 jenis, yaitu Kidney Care Capsule for Women untuk wanita dan Kidney Care Capsule for Men untuk laki-laki.

Kidney Care Capsule for Women terbuat dari bahan alami, kandungan dalam suplemen ini diproses dengan teknik pemisahan micrografity, ekstrasi dengan temperatur rendah dan teknologi naon untuk mengaktifkan molekul biologis guna menjamin khasita mikro molekul suplemen dan waktu penyimpanan yang lebih lama.

Khasiat dan Kegunaan :
*Memperbaiki kinerja ginjal.
*Meningkatkan kekebalan tubuh.
*Membuat hormon pembuangan bekerja normal sehingga kinerja ginjal membaik.

Kelompok Pemakai
*Wanita yang menstruasinya tidak teratur.
*Wanita yang seksualitasnya tidak harmonis.
*Wanita yang mendekati masa menopause.
*Wanita menopause.
*Yang sakit pinggang.
*Kurang tenaga.

Komposisi: Angelica Sinensis, Lily, Peach Kernel, Codonopsis Pilosula, dll.
Isi: 30 kapsul.
Cara pemakaian: 1-2 kapsul setiap hari.

Sedangkan Kidney Care Capsule for Men dibuat dari ekstraksi bahan alami, merupakan suplemen unggul untuk mengatasi ginjal yang capek.

Khasiat dan Kegunaan
*Memperbaiki sistem ginjal dan kemampuan fiterisasi ginjal.
*Membersihkan tumpukan zat racun di ginjal.
*Menciptakan lingkungan yang baik untuk ginjal.

Kelompok Pemakai
*Orang yang daya tahan tubuhnya lemah.
*Pria dewasa dan tua.
*Yang sakit pinggang.
*Kurang tenaga.

Komposisi: Gingseng, Oyster, Cinnamon, Fruit of Chinese Wolfberry, Chinnese Yam.
Isi: 100 kapsul.
Cara pemakaian: 1-2 kapsul setiap hari.

Leave a Reply