Penyebab Sindrom Darah Kental

Kesehatan, Sindrom Darah Kental

Penyebab Sindrom Darah Kental – Sindrom darah kental adalah sebuah kondisi dimana adanya peningkatan kepekatan darah yang tidak biasa. Meski tampaknya sepele, namun kondisi ini tidak bisa diabaikan begitu saja karena dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan misalnya stroke, serangan jantung, gagal ginjal, yang bisa membahayakan bagi penderitanya, serta keguguran berulang-ulang. Selalu waspada terhadap Sindrom Darah Kental karena dia akan menyerang laki-laki. Tidak hanya masalah keguguran berulang karena yang lebih parah kini Sindrom Darah kental mulai diakui merupakan indikasi penyakit jantung dan stroke, selain dari kolesterol tinggi.

Ginkgo Biloba Plus Capsule

Definisi beserta Penyebab Terjadinya Sindrom Darah Kental

Normalnya darah itu encer dan mudah mengalir, ketika pengentalan darah terjadi, darah kental akan menghambat sirkulasi oksigen, nutrisi, dan hormon sehingga mengurangi pengiriman ke jaringan dan sel-sel di seluruh tubuh. Hal ini dapat mengakibatkan kekurangan nutrisi dan hormon serta Hipoksia, suatu kondisi di mana sel-sel tubuh hanya memiliki kadar oksigen yang rendah.

Jika darah sudah mengental, maka tindakan yanng paling tepat adalah dengan mengencerkan darah kembali. Proses tersebut bisa dilakukan dengan menjalani terapi atau memakan obat-obatan yang berfungsi untuk mengencerkan darah. Atau bisa juga dengan banyak mengomsumsi makanan pengencer darah. Salah satu jenis makanan pengencer darah darah yang terbukti bisa melancarkan darah adalah bawang putih. Berikut beberapa hal yang dapat menyebabkan darah kental:

  1. Lama duduk atau istirahat di tempat tidur.
  2. Stres dan trauma juga telah diketahui menyebabkan darah kental.
  3. Kelainan pada dinding pembuluh darah, komponen darah dan pada aliran darah.
  4. Merokok.
  5. Operasi yang dilakukan untuk transplantasi organ.
  6. Penyumbatan arteri utama di paru-paru.
  7. Terhalangnya aliran oksigen dan nutrisi pada plasenta pada ibu hamil.
  8. Terjadi kelebihan jumlah produksi sel dalam merah oleh sumsum tulang.
  9. Penyakit arteri perifer.
  10. Obesitas atau kegemukan.
  11. Gagal jantung.
  12. Serangan jantung.
  13. Aritmia jantung atau denyut jantung yang terjadi tidak seperti biasanya.
  14. Genetik atau memiliki anggota keluarga dengan riwayat gangguan ini.
  15. Faktor V Leiden atau mutasi dari salah satu faktor pembekuan dalam darah yang disebut faktor V.
  16. Deep vein thrombosis atau pembekuan darah yang terjadi pada suatu atau lebih pembuluh darah dalam tubuh.
  17. Penggunaan obat-obat tertentu.
  18. Arteriosclerosis atau Ateroslkerosis yang merupakan suatu kondisi yang disebabkan karena penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah arteri yang semakin lama akan semakin tebal dan mengeras.
  19. Sindrom Antifosfolipid atau suatu gangguan yang disebabkan oleh adanya produksi antibodi yang dihasilkan oleh sistem kekebalan tubuh untuk melawan protein normal tertentu dalam darah.

Gangguan pengentalan darah ini juga dapat terjadi pada pembuluh darah arteri ataupun vena di semua tempat. Lalu karena dapat memunculkan beberapa gejala sesuai organ tubuh yang terkena maka disebut pula sebagai kumpulan gejala atau sindrom. Sindrom ini disebut sindrom darah kental, yang menyebabkan munculnya bermacam penyakit gangguan metabolisme seperti tingginya kadar kolesterol dalam darah, penyakit diabetes melitus (kencing manis) yang dapat mengakibatkan gangguan fungsi organ-organ tubuh seperti ginjal dan jantung. Untuk menghindari sindrom darah kental, lakukan olahraga teratur, jalani gaya hidup sehat, hindari rokok, makanan cepat saji, lemak atau kolesterol tinggi dan banyak minum air putih.

Leave a Reply